[featured_image]
Download
Download is available until [expire_date]
  • Version
  • Download 5
  • File Size 195.98 KB
  • File Count 1
  • Create Date June 25, 2022
  • Last Updated June 25, 2022

DINAS KESEHATAN RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PELAKSANAAN BULAN IMUNISASI ANAK NASIONAL (BIAN) TAHUN 2022

 

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang mengadakan rapat koordinasi persiapan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022, Kamis (23/5) di Aula Puskesmas Saketi, Pandeglang. Kegiatan ini dihadiri 36 Kepala Puskesmas se Kabupaten Pandeglang

Dalam rapat koordinasi tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Ibu Hj. Raden Dewi Setiani, Amd.Keb, S.Sos, MA membuka acara sekaligus memberikan arahan terkait persiapan kegiatan BIAN. kepala bidang pelayanan Kesehatan, kepala bidang Kesehatan masyarakat, kepala bidang pencegahan penyakit dan kepala bidang sumberdaya Kesehatan menyampaikan paparan terkait persiapan pelaksanaan BIAN.

Sosialisasi BIAN 2022 ini merupakan rangkaian kegiatan dari pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional yang telah dicanangkan Kementrian Kesehatan untuk meningkatkan target capaian imunisasi khususnya di Kabupaten Pandeglang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang berupaya menutup kesenjangan imunitas di masyarakat yang sempat terganggu akibat pandemi covid-19 yaitu mengharmonisasikan kegiatan imunisasi tambahan dan imunisasi kejar dengan melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dilakukan secara bertahap.

Dalam arahannya kepala dinas menyampaikan bahwa BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat. Vaksin apa saja yang diberikan pada saat BIAN adalah Vaksin Campak-Rubela, Vaksin Polio (OPV dan IPV), dan Vaksin Pentavalent (DPT-HB-Hib). Semua vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi WHO dan izin edar dari Badan POM dan efektif untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut.

BIAN bermanfaat untuk mencegah kesakitan dan kecacatan akibat campak, polio, pertusis (batuk rejan), rubela, difteri, hepatitis B, pneumonia (radang paru) dan meningitis (radang selaput otak).

Kepala Dinas berharap dengan dilakukan sosialisasi BIAN terlebih dahulu dapat meningkatan partisipasi dari seluruh pihak untuk ikut terlibat dalam membantu pelaksanaan BIAN, meningkatkan cakupan imunisasi rutin dan imunisasi kejar pada anak demi mensukseskan BIAN 2022  serta demi Indonesia sehat untuk eliminasi campak-rubella tahun 2023.

Leave a Reply