Dinkes Pandeglang – Pencegahan Stunting menjadi program prioritas pemerintah saat ini.

Sejalan dengan itu Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Kesehatan mendukung setiap program pencegahan stunting yang dicanangkanPemerintah.

Salahsatu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar Rembuk Stunting di Kabupaten Pandeglang yang digelar Jumat 8 Agustus 2021.

Beberapa data yang dihasilkan dari Rembuk Stunting Kabupaten Pandeglang diantaranya: Pertama, berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2018 prevalensi balita stunting di kabupaten Pandeglang sebesar 39,5% .

Sementara hasil study status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2019 prevalensi stunting kabupaten Pandeglang sebesar 34,01%.

Adapun hasil Bulan Penimbangan Balita (BPB) yang dilakukan setiap tahun  mulai tahun 2018-2021 yang diinput melalui aplikasi EPPGBM.

Tahun 2018 sebesar 8,83% ada kenaikan pada tahun 2019 sebesar 20,8%, karena input EPPGBM nya semakin meningkat Pada tahun 2020 menjadi 20,5% dan terahir di tahun 2021 menjadi 13,4%.

Kegiatan Rembuk stunting Kabupaten Pandeglang tanggal 8 september 2021 dihadiri oleh Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita, SE, MM, SEKDA, ADSA III dan beberapa OPD, dimasa pandemi covid-19 pelaksanaan Rembuk stunting dengan menerapkan protokol kesehatan.**

Leave a Reply